Oleh: outeahealing | 1 Desember 2007

Mengenal Tanaman Obat untuk Penyakit Gangguan Seksual

üFile Presentasi : Tanaman Herbal Untuk Obat Gangguan Seksual Pendekatan psikologis disertai :

ü Menciptakan kesegaran fisik atau sebagai penyegar (Analeptik)

ü Menciptakan kemampuan tubuh untuk bertenaga (Tonik)

ü Merangsang daya tahan tubuh (Adaptogen)

ü Antiseptik untuk mengobati  keputihan

ü

Oleh: outeahealing | 1 Desember 2007

Peluang Usaha Dibalik Kedahsyatan TEH HITAM

uang.jpg

Oleh: outeahealing | 21 November 2007

obat di secangkir teh

Obat di Secangkir Teh
Kamis, 6 September 2007

Teh hitam sebagai obat? Itulah faktanya. Teh hitam memang berbeda dengan teh-teh lain. Ia hanya diperoleh dari pucuk tanaman Camellia sinensis yang difermentasi. Banyak bukti empiris yang menunjukkan, konsumsi teh hitam secara berkelanjutan ampuh mengatasi berbagai penyakit.

Leukemia
Bukti empiris ampuhnya teh hitam itu dirasakan betul oleh Diah Suhartini yang mengidap leukemia. Ketika usianya baru 18 tahun, perut mahasiswa sebuah akademi perhotelan di Yogyakarta itu membuncit dan mengeras, persis orang hamil. Ia juga kerap merasa nyeri di perut bagian kiri. Kondisi itulah yang mendorong Diah memeriksakan diri. Hasil pemindaian ultrasonografi, menunjukkan limpanya membengkak.
Lebih dari sebulan, perutnya kian membesar. Pada Mei 2005, kondisinya memburuk. Ia tak mampu beranjak dari pembaringan lantaran keseimbangan tubuh hilang.

Diah menjalani serangkaian tes darah. “Kadar leukosit darah sangat tinggi dan kadar hemoglobin hanya 4 %,” kata dr Pardjono E, dokter spesialis penyakit dalam yang memeriksa Diah. Lazimnya kisaran normal hemoglobin 12 – 16,5 %. Hasil tes menunjukkan leukosit Diah melambung hingga 600.000/µl; kadar normal, 4.000 – 11.000/µl. Rendahnya kadar hemoglobin dan tingginya kadar leukosit sebagai penanda aktivitas leukemia. “Untungnya jenis leukimianya adalah kronis, berarti masih bisa disembuhkan,” kata Diah.
Sejak mengidap leukemia, Diah menjalani rawat inap dan mengkonsumsi obat-obatan mengandung metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar leukemia yang kerap disebut kanker darah itu tidak meluas ke organ tubuh lain. Selain itu, ia juga diharuskan transfusi darah sekali sepekan. Setelah 2 pekan menjalani perawatan intensif di rumahsakit, Diah pulang dan harus rutin minum obat-obatan.

Sayang kesembuhan bak fatamorgana. Sembilan bulan kemudian, hasil pemeriksaan dokter limpanya semakin membengkak. Kondisi itu membuat Diah hanya mampu berbaring. Badannya tak mampu menopang untuk berjalan. Ia enggan mengkonsumsi obat-obatan lantaran Diah sulit menelannya. Penyakit lain pun mudah datang. Oleh karena itu, Diah menjalani 5 kali rawat inap selama 20 bulan.
Sepekan, Sejak mengkonsumsi seduhan teh hitam pada awal 2006, kesehatannya kian membaik. Kira-kira 30 gram serbuk teh hitam direbus dalam 2 gelas hingga mendidih. Setelah rebusan hangat, ia menyaring dan meminum segelas teh hitam. Frekuensinya 3 kali sehari. Rutin mengkonsumsi teh hitam hingga sepekan, ia merasakan dampaknya: beranjak dari tempat tidur dan berjalan walau masih merambat ke dinding. Itu perubahan besar baginya. Penampilannya pun lebih segar, rambut tebal, dan kulit lembut bersinar.

Meningkatnya kesehatan Diah dibuktikan dengan hasil teh laboratorium yang dilakukan 3 bulan kemudian. Hasilnya, nilai Hb meningkat menjadi 12 % dan leukositnya menurun menjadi 37.000/µl. kondisinya memang membaik dan dapat dipertahankan asal mengontrol diri terhadap makanan dan tidak terlalu banyak beraktivitas.
Untuk mendapatkan Black tea (Ou Tea) dengan harga terjangkau anda dapat menghubungi Klinik Herbal Ou Tea – dengan Bpk. H. Suryo Winoto HP. 0818 65 85 02, 0819 0860 2272, Ibu Yani Rahmah Fathiani HP. 0818 199 729, Ibu Hj. Icah Suhaeriyah Fatah (0254) 650181 (melayani pengiriman dalam dan luar kota).
Referensi majalah TRUBUS.
Adapun black tea (Ou Tea) berkhasiat dapat mengobati penyakit sebagai berikut: Diabetes, Stroke, jantung, diet, tekanan darah tinggi, aterosklesrosis, disfungsi sexual, batu ginjal, kolesterol, kelelahan, gigi, sariawan, asam urat, liver, osteoporosis, asthma, influenza, reumatik, keriput, migraine. Dll.

Oleh: outeahealing | 17 November 2007

Teh Hitam Vs Kolesterol

Apa itu Kolesterol?
Kolesterol adalah suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, diproduksi oleh hati dan dalam jumlah tertentu sangat diperlukan oleh tubuh. Tetapi kolesterol berlebih akan menimbulkan masalah, terutama pada pembuluh darah jantung dan otak.
Produksi Kolesterol
Sebagian besar kolesterol dihasilkan oleh hati, bukan hasil ekstraksi makanan yang kaya akan kolesterol.
Hanya sepertiganya saja yang berasal dari makanan. Karenanya menghindari makanan berkolesterol tinggi hanya mampu menurunkan kandungan kolesterol total. Seseorang dengan kandungan kolesterol total yang normal masih berhak mendapat penyakit jantung, mengapa?HDL-Kolesterol
Kandungan total kolesterol adalah sesuatu yang kurang penting.
Perbandingan antara total kolesterol dengan HDL-Kolesterol jauh lebih penting. HDL (High Density Lipoprotein)-Kolesterol disebut juga kolesterol baik karena mengangkut kelebihan kolesterol kembali menuju hati, dan mengekresikannya dari dalam tubuh pada saluran empedu.
HDL-Kolesterol ini dapat membantu mencegah pembentukan plak.
Rasio Total Kolesterol dan HDL-Kolesterol
Total Kolesterol kurang dari 200, HDL lebih dari 50: resiko rendah
Total Kolesterol 200-239, HDL 40-50: resiko sedang
Total Kolesterol lebih dari 240, HDL kurang dari 35: resiko tinggi
LDL-Kolesterol
Mentransportasikan sebagian besar kolesterol tubuh. Beberapa diantaranya ditransfer melalui dinding arteri yang selanjutnya berkumpul membentuk plak.
Bahaya Kolesterol
Pertama kali diketahui sebagai penyebab penyakit jantung pada tahun 1913 oleh Nikolai Anitschkow
Anitschkow memberi makan kelinci dengan diet kolesterol Pembuluh kelinci mengalami pengerasan dan penyumbatan oleh plak Kolesterol menyebabkan atherosklerosis penyebab utama terjadinya penyakit jantung
Teh Hitam Vs Kolesterol
Menghambat penyerapan kolesterol. Menghambat pembentukan thromboxan dan fibrinogen, penyebab terjadinya pembekuan darah. Bertindak sebagai antioksidan yang mencegah terjadinya pembekuan darah
Mengendurkan saluran pembuluh darah.
Teh Hitam menyumbang 70% polifenol atau katekin pada diet penduduk Eropa/Amerika.

Oleh: outeahealing | 17 November 2007

OU TEA

ou tea

Ou Tea adalah “teh hitam”, yaitu teh yang dibuat dari daun pilihan Camelia chinensis, dengan proses fermentasi yang terbaik. Meskipun ada banyak ‘teh’ yang dibuat dari berbagai tanaman (kemudian disebut teh herbal), namun teh dari daun Camelia chinensis adalah teh yang pertama, asli dan benar-benar teh. 

Apa bedanya Ou Tea dengan teh yang lain? Selain dibuat dari varietas teh China pilihan (Camelia chinensis ) yang ditanam di tempat paling ideal di pegunungan China, Ou Tea juga unggul dalam hal proses fermentasinya dibandingkan jenis teh lain, yaitu: teh hijau (hampir tanpa fermentasi), teh merah (dengan sedikit fermentasi) dan teh Oolong (biasanya fermentasi dibiarkan terjadi secara alami). Hasilnya bukan hanya daun tehnya yang hancur, namun mata rantai molekul antioksidan dan berbagai zat aktif di dalamnya juga terpotong dan menjadi lebih efektif. Itulah sebabnya Ou Tea dapat membantu proses penyembuhan hampir semua penyakit jika diminum secara tepat. Jadi, sambil menikmati teh yang enak, sekaligus meningkatkan kesehatan (dan penyembuhan bagi yang sakit). Apakah Ou Tea mengandung obat-obatan atau tambahan lain?


Tidak, Ou Tea adalah teh hitam. Ini 100% alami, tanpa penambahan bahan kimia.
 Penyakit apa saja yang dapat dibantu dengan minum Ou Tea?Ou Tea bermanfaat dalam hampir semua kasus. Khususnya penyakit-penyakit degeneratif yang disebabkan radikal bebas, seperti: asam urat, diabetes, jantung, ginjal, stroke, kanker, dll. Dalam hal penyakit akibat virus dan mikroorganisme patogen, karakter antiviral dan antibakteri Ou Tea akan membantu proses penyembuhan. Ou Tea juga memiliki sifat anti radang, sehingga dapat membantu perbaikan radang gusi, radang saluran cerna, dll.

 Apa rahasianya Ou Tea begitu dahsyat?
Selain mengandung berbagai vitamin, mineral, dan zat gizi lain, Ou Tea juga punya banyak zat aktif yang berguna untuk kesehatan sebagai antioksidan. Semua varietas teh sebenarnya memiliki kandungan serupa. Maka banyak yang mengatakan bahwa teh hijau dapat menyembuhkan kanker, namun banyak yang gagal. Seorang dokter Jepang, Prof. Dr. Yukie Niwa membuat penelitian mengapa sejumlah pasien dapat sembuh dengan ramuan herbal sementara pasien lain dengan kondisi serupa tidak sembuh (Radikal Bebas Mengundang Maut, oleh Yukie Niwa M.D, Ph.D hal 122-127). Perbedaannya terletak pada sistem pencernaan si pasien. Dalam kasus pasien yang sistem pencernaannya kuat, enzimnya cukup, ramuan herbal yang dikonsumsi dicerna dengan sempurna, zat-zat aktifnya hancur dan aktif dalam tubuh sehingga hasilnya efektif, dia akan sembuh. Pasien lain yang tidak sembuh karena pencernaanya yang kurang baik.

Maka dia lalu berupaya menemukan cara untuk menghancurkan zat-zat aktif dalam ramuan herbal di luar tubuh, agar sewaktu konsumsi, meskipun pencernaan pasien lemah, zat-zat aktif tersebut dapat bekerja dengan efektif. Salah satu cara yang digunakannya adalah fermentasi. Itulah sebabnya Ou Tea begitu dahsyat. Proses fermentasinya yang paling canggih menghasilkan teh yang zat-zat aktifnya, terutama antioksidannya, hancur dalam rantai molekul yang pendek sehingga lebih efektif dalam tubuh. Mengapa Ou Tea harus diminum selagi masih panas?


Ou Tea adalah sumber antioksidan yang luar biasa bagus untuk mengatasi radikal bebas yang merusak. Dalam tubuh radikal bebas menimbulkan reaksi berantai yang merusak seperti karat pada logam. Antioksidan adalah satu-satunya cara untuk mengatasi “karat” akibat radikal bebas pada tubuh. Sewaktu Ou Tea mendingin, lebih banyak gas (termasuk oksigen) yang masuk, akibatnya sebagian dari antioksidan Ou Tea bereaksi dengan oksigen itu, sehingga kadar antioksidannya menurun. Memanaskannya kembali tidak akan membantu, karena sewaktu dipanaskan ulang, oksigen keluar dari cairan dengan membawa antioksidan yang telah bereaksi dengannya.
(Rudy Hartanto, Buletin Ou Tea Januari 2007)Untuk mendapatkan Black tea (Ou Tea) dengan harga terjangkau anda dapat menghubungi Klinik Herbal  Ou Tea – dengan Bpk. H. Suryo Winoto HP. 0818 65 85 02, 0819 0860 2272 (hanya SMS),  Ibu Yani Rahmah Fathiani HP. 0818 199 729, Ibu Hj. Icah Suhaeriyah Fatah (0254) 650181 (melayani pengiriman dalam dan luar kota).

Oleh: outeahealing | 17 November 2007

Kandungan Teh Hitam

Daun Teh unggulan mengandung senyawa bioaktif Polyfenol.Yang mengandung senyawa Flavonoid, Tannin, Kafein dan Asam Fenalat.Juga mengandung Vitamin B1, B2, C, E dan K.Serta kaya Mineral Fluor, Mangan, Kalsium, Potassium dan Kalium. Senyawa Katekin yang berada dalam senyawa Flavonoid mengandung : Epikatekin (EC), Epikatekin Galat (ECG), Epigalo Katekin (EGC), Epigalo Katekin Galat (EGCG) dan Quercetin. Katekin dalam Teh HitamSenyawa yang disebut-sebut sebagai aktor yang mampu melawan penyakit degeneratif adalah senyawa katekinSenyawa katekin merupakan antioksidan, antikanker, antimutagenik, antidiabetes dan anti penyakit lainnya.Senyawa katekin dalam Teh hitam jumlahnya cukup signifikan. Teh hitam Indonesia mengandung katekin yang lebih tinggi dibandingkan Teh hijau Jepang maupun China. TheaflavinTheaflavin merupakan hasil oksidasi katekin akibat proses oksimatis pada pengolahan Teh hitam.Dengan kata lain, Theaflavin “hanya” terdapat dalam Teh hitam atau Teh yang telah mengalami oksimatis.Kekuatan Theaflavin setara dengan katekin, bahkan beberapa publikasi terkini menyatakan bahwa Theaflavin lebih potensial dari katekin. Terlepas dari mana yang lebih kuat, teh hitam mempunyai keduanya (katekin dan Theaflavin). Hasil penelitian manfaat Teh Hitam The Netherland National Institute of Public Health:1-2 cangkir teh hitam perhari à menekan penimbunan kolesterol 46 %, 4 cangkir perhari menekan à 68%.552 org minum teh hitam 4 -7 cangkir perhari secara teratur menurunkan resiko serangan penyakit stroke. Dr. Joseph Vito – Boston’s School of Medicine:Serangan jantung berkurang 40 % pada orang yg membiasakan minum teh hitam. Penelitian atas 3000 orang dewasa di Arab Saudi: Konsumsi rutin teh hitam dapat menurunkan resiko serangan penyakit jantung koroner sampai 50 %. Penelitian di RS Fukuoka, Jepang : 1306 laki-laki di RS Fukuoka, Jepang(1986-1988): kadar kolesterol berbanding terbalik dengan kebiasaan minum teh. 1371 orang Jepang(1986) usia > 40 tahun : konsumsi teh 4-9 cangkir teh menurunkan lemak secara nyata. HIPERTENSIPenelitian 600 orang dari 1507 orang Taiwan yang punya kebiasaan minum teh > 1–2 cangkir/hr menekan 46% timbulnya hypertensi. Konsumsi 3 cangkir teh (600cc)/hr mampu menekan timbulnya hypertensi hingga 65%. CARRIES GIGIPolyphenol 0,25mg – 1,0mg/ml mampu menghambat penyebaran bakteri mulut & mampu menghambat aktifitas GTF. Fluoride (yg ada dlm daun teh) sebanyak 35 ppm – 339 ppm mampu berperan sebagai anti mikroba, menghambat translokasi gula sel, dan menghambat enzym fosfatase sel.Anak anak SD di Jepang yang mengkonsumsi Teh secara rutin dan kontiniu, tidak dtemukankasus Carries Gigi. MEMPERTAHANKAN BERAT BADAN IDEALPolyphenol teh, menghambat aktivitas lipolisis dari lipase gastrik dan lipase pankreas sehingga pencernaan lemak dihambat, dan tidak dapat diserap oleh usus halus, sehingga dikeluarkan bersama feses. PENELITIAN LAINNYA:Percobaan pada wanita dengan tingkat kegelisahan tinggi dan sedang diberikan 200 mg L-theanin per minggu. Setelah 2 bulan, Gelombak otak a (Indeks Relaksasi) nya semakin membaik. Percobaan pada penderita AIDS:ECG EGCG konsentrasi 0,01µg -0,02 µg/ml mampu menghambat virus AIDS = 50 %.Theaflavin juga mempunyai kemampuan sama.

Oleh: outeahealing | 17 November 2007

Teh Hitam Penyembuh Lever

Teh Hitam Penyembuh Lever Oleh admin TrubusRabu, 31 Oktober 2007 20:51:05 Klik: 27      Ada kesamaan antara teh dan ecenggondok. Bukan pada sosoknya, tetapi keduanya didatangkan ke Indonesia sebagai tanaman hias. Yang pertama kali membawa biji teh ke nusantara adalah Dr Andreas Cleyer, ahli botani, pada 1684. Rekannya, dr Van Siebold-ahli bedah berkebangsaan Belanda-yang pernah belajar di Jepang, menuturkan teh sebagai minuman kesegaran. Nasib kedua tanaman itu memang berbeda. Ecenggondok didakwa sebagai gulma air; teh, minuman kesegaran dan obat.  Teh sebagai minuman, banyak yang mafhum. Teh sebagai obat? Boleh jadi sedikit yang tahu. Banyak bukti ilmiah yang mendukung bahwa daun Chamellia sinensis itu berkhasiat obat. Simak riset Ethan Basch, MD, peneliti dari Massachusetts College of Pharmacy, Amerika Serikat. Ethan tidak meneliti sembarang teh, tetapi hanya teh hitam dari pucuk tanaman anggota famili Theaceae itu. Riset pada 2006 itu membuktikan teh hitam menstimulasi sistem saraf pusat, memberikan efek menenangkan, meningkatkan detak jantung, dan diuretik.  Saraf pusat yang terangsang sistem pengendali irama dan gerak fisik menjadi terkendali. Dampaknya, pengaturan serapan nutrisi lebih baik. Daunnya kaya polifenol, tanin, mineral, vitamin, dan antioksidan. Yang disebut terakhir membantu kerja lever lebih efektif, sehingga tingkat metabolisme jadi lebih cepat. Akibatnya proses penyembuhan penyakit pun lebih optimal.  Itulah yang dialami Ekawati Faziah di Gemoh, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Sejak 1990 ia menderita penyakit akibat infeksi virus itu. Saat itu, Eka sangat sibuk. Sebagai ibu 6 anak sekaligus guru Taman Kanak-kanak tenaganya tersita setiap hari. Perempuan kelahiran Banyumas 49 tahun silam itu juga mengelola toko busana. Kesibukan itu kerap menyebabkan, makan tidak teratur dan kurang minum. Sementara aktivitas sehari-hari menuntut stamina prima. Ia kerap mengabaikan nyeri perut kanannya. Namun, lama-kelamaan nyeri itu menyiksa. ‘Rasanya sakit sekali, seperti ditusuk ribuan jarum,’ kata Eka melukiskan.  Sembuh & kambuh Dokter yang ia datangi mendiagnosis gangguan empedu. ‘Yang sakit kan perut kanan bagian dalam, kemungkinan empedunya terganggu,’ ujar Eka mengutip perkataan dokter. Setelah rutin mengkonsumsi obat resep dokter, rasa nyeri kadang berkurang. Namun, kondisi tubuhnya tak membaik bahkan lebih parah. Tubuh terasa lesu. Selain itu, perut juga mual sehingga enggan makan. Meski begitu, ia tetap mengkonsumsi obat dari dokter selama dua tahun.  Sayangnya, tanda-tanda kesembuhan belum juga datang. Oleh karena itu ia menuruti saran keluarga untuk mengecek kesehatan ke sinshe. ‘Empedu tidak bermasalah, yang bermasalah justru lever,’ Eka mengulang perkataan sinshe di Temanggung. Sinshe meresepkan sebuah ramuan berbahan baku mahkota dewa, mimba, sambiloto, temulawak, dan pegagan. Semuanya direbus dalam air dan diminum 3 kali sehari.  Sebulan berselang, rasa sakit hilang. Tubuh pun bertenaga kembali. Oleh sinshe, Eka dinyatakan sembuh. Namun, 2 tahun setelah itu levernya kambuh lagi. Itu bermula pada 1994 pascamelahirkan anak ke-8. Anak ke-7 baru lahir setahun sebelumnya. Wajar jika kesibukannya bertambah. Ia kerap merasa lemas dan pusing. Ketika dibonceng anaknya ke toko, ia terjatuh dari motor ‘Badan lemas, pandangan juga berkunang-kunang,’ katanya. Hasil pemeriksaan dokter, tekanan darahnya hanya 70/80 mmHg; normal 120/80 mmHg. Kadar Hb dalam darah pun hanya 7 mg/dl, padahal normalnya 12 mg/dl. Pemeriksaan itu juga menunjukkan lever Eka lagi-lagi bermasalah karena membengkak sekaligus komplikasi mag, jantung, dan ginjal. Kondisi itu memaksa wanita kelahiran 1958 itu beristirahat total selama 5 bulan, sampai-sampai toko busananya ditutup. Praktis selama kurun waktu itu Eka tidak beraktivitas. ‘Rasanya membosankan sekali, karena biasanya aktif,’ katanya. Meski kondisi kian parah tapi ia enggan mengkonsumsi obat dokter.  Putri sulungnya, Ryan Huria Latifah, menawarkan serbuk teh hitam. Setiap pagi, siang, dan malam, setengah sendok teh bubuk teh hitam diseduh dalam segelas air panas. Hari pertama mengkonsumsi teh hitam menimbulkan efek diare. Keringat keluar membanjiri tubuh. ‘Tapi terus saya minum karena menurut anak saya reaksi awalnya memang begitu,’ kata Eka. Setelah sepekan rutin mengkonsumsi teh hitam, tubuh kembali bertenaga. Mual dan pusing tidak lagi terasa. Hasil pemeriksaan dokter sebuah klinik menunjukkan, levernya kembali normal.  Beragam penyakit lain, seperti darah rendah dan mag juga sirna. Sebulan setelah mengkonsumsi teh herbal, Eka sanggup menempuh perjalanan Temanggung-Solo dengan mengendarai motor. ‘Tidak terasa lelah sama sekali,’ katanya. Itu perubahan besar baginya. Penampilannya pun lebih segar dengan bobot tubuh bertambah dari 44 kg menjadi 49 kg. Katekin Menurut Prof Dr Maximilian, M.D.,PhD, dokter sekaligus konsultan kesehatan dan accupressurist di Solo, mayoritas penderita kerusakan hati karena infeksi virus hepatitis kronik (B atau C) dan kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol. Dapat pula akibat infeksi lain berupa obat, racun, dan autoimun. Menurut Hj Sarah Kristanti, herbalis di Bandung, Jawa Barat, sebagian pasien (10%) yang terinfeksi virus hepatitis B tidak dapat sembuh total. Jika penyakitnya menjadi kronik akan berlanjut menjadi sirosis. Maximilian mengatakan, konsumsi teh hitam memperbaiki sel-sel tubuh sehingga metabolisme meningkat. Akibatnya, antibodi dalam tubuh naik, penyakit pun dapat dengan mudah diatasi. ‘Tetapi jangan sembarangan minum teh hitam,’ ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu mengingatkan. Sebaiknya minumlah teh hitam yang sudah difermentasi. Proses fermentasi mampu mengaktifkan 450 senyawa alamiah yang ada dalam teh. ‘Semua senyawa itu berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh,’ katanya. Salah satu senyawa dalam daun teh yang paling sohor adalah katekin. Katekin adalah antioksidan yang kuat, lebih kuat daripada vitamin E, vitamin C, dan betakaroten. Dalam teh terdapat beragam katekin: yaitu epigallo katekin-gallate (EGCC), epigallokatekin (EGC), epikatekin-gallate (ECG), gallokatekin, dan katekin. Selain katekin, teh juga mengandung flavonoid, fluoride, magnesium, vitamin E, dan vitamin K. Semua senyawa aktif itu mampu mencegah dan mengatasi berbagai macam penyakit bila teh dikonsumsi secara kontinu. (Lani Marliani)

Oleh: outeahealing | 17 November 2007

Diabetes Melitus

Sunday, May 14, 2006.  Indonesia Urutan Ke-4 Penderita kencing manis (diabetes melitus). Kalbefarma – Ada sebuah fenomena yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan survey WHO, jumlah penderita kencing manis (diabetes melitus/DM) di Indonesia sekitar 17 juta orang (8,6 persen dari jumlah penduduk) atau menduduki urutan terbesar ke-4 setelah India, Cina, dan Amerika Serikat (AS). “Banyaknya penderita diabetes di Indonesia karena gaya hidup masyarakat yang tidak memperhatikan pola hidup sehat, seperti mengkonsmsi gizi seimbang dan berolah raga cukup,” ujar Menkes Siti Fadilah Supari pada pada dialog tentang Dibetes memperingati Hari Lanjut Usia (Lansia) Nasional di Jakarta, beberapa bulan yang lalu. Menurut Menkes, jika penderita diabetes tidak mampu mengontrol kadar gula dalam darahnya, akibatnya akan terjadi komplikasi misalnya terkena stroke, gagal ginjal, jantung, kebutaan dan bahkan harus menjalani amputasi jika anggota badan menderita luka yang tidak bisa mengering darahnya. Menkes berharap, masyarakat termasuk Yayasan Pelita Usila sebagai penyelenggara dialog diabetes ikut mensosialisasikan penanggulangan DM, baik secara medis seperti pemberian obat-obatan maupun non-medis melalui pencegahan seperti mengurangi konsumsi makanan mengandung gula dan berolahraga. 

Survei Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) pada 2001 menyebutkan jumlah penderita DM di Indonesia mencapai 8,6 persen, terjadi peningkatan jumlah DM di Jakarta dari 1,7 persen pada tahun 1981 menjadi 5,7 persen pada tahun 1993. International Diabetic Federation (IDF) mengestimasikan bahwa jumlah penduduk Indonesia usia 20 tahun ketas menderita DM sebanyak 5,6 juta orang pada tahun 2001 dan akan meningkat menjadi 8,2 juta pada 2020, sedang Survei Depkes 2001 terdapat 7,5 persen penduduk Jawa dan Bali menderita DM. Data Depkes tersebut menyebutkan jumlah penderita DM menjalani rawat inap dan jalan menduduki urutan ke-1 di rumah sakit dari keseluruhan pasien penyakit dalam. (www.lizaherbal.com)

Penyakit diabetes mellitus (kencing manis) merupakan penyakit menahun yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah (gula darah) melebihi nilai normal. Tanda-tandanya: poliuria (banyak kencing), polidipsia (banyak minum), polifagia (banyak makan), penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya, dan keluhan lainnya seperti kesemutan, gatal, mata kabur, dan impotensia pada pria dan prioritis vulva pada wanita.Faktor penyebab Diabetes. Penyakit diabetes disebabkan oleh adanya defisiensi insulin atau adanya resistensi terhadap kerja insulin. Konsekuensi logisnya adalah terjadinya hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) akibat gerakan glukosa dari darah ke dalam jaringan terhambat. Ketika kadar gula darah tinggi, ginjal tidak mampu menyerap semua glukosa. Sebagian glukosa tersebut dibuang bersama urine.Diet untuk Diabetes.  “Tidak” ada obat untuk penyakit diabetes, Diabetes dapat dikontrol dengan tiga cara utama yaitu minum tablet, penyuntikan insulin dan diet.Diet: Mengikuti pola makan sehat tanpa mempersulit diri. Imbangi dengan minuman yang secara klinis terbukti mampu “mengatasi” penyakit diabetes seperti teh Hitam.Teh hitam dan Diabetes.  Teh Hitam sudah lama diketahui sebagai antidiabetes. Senyawa yang paling berperan dalam aksi tersebut adalah polifenol. Sejumlah penelitian terkini menyatakan bahwa katekin merupakan polifenol yang paling efektif dalam mengatasi masalah diabetes. Selain dapat menurunkan kadar gula darah, katekin ini dapat mencegah terjadinya agregasi trombosis salah satu penyebab terjadinya penyempitan pembuluh darah.

 

Oleh: outeahealing | 17 November 2007

LEUKEMIA

Lihat bukti empiris ampuhnya teh hitam itu dirasakan betul oleh Diah Suhartini yang mengidap leukemia. Ketika usianya baru 18 tahun, perut mahasiswa sebuah akademi perhotelan di Yogyakarta itu membuncit dan mengeras, persis orang hamil. Ia juga kerap merasa nyeri di perut bagian kiri. Kondisi itulah yang mendorong Diah memeriksakan diri. Hasil pemindaian ultrasonografi, menunjukkan limpanya membengkak. Lebih dari sebulan, perutnya kian membesar. Pada Mei 2005, kondisinya memburuk. Ia tak mampu beranjak dari pembaringan lantaran keseimbangan tubuh hilang.  Diah menjalani serangkaian tes darah. “Kadar leukosit darah sangat tinggi dan kadar hemoglobin hanya 4 %,” kata dr Pardjono E, dokter spesialis penyakit dalam yang memeriksa Diah. Lazimnya kisaran normal hemoglobin 12 – 16,5 %. Hasil tes menunjukkan leukosit Diah melambung hingga 600.000/µl; kadar normal, 4.000 – 11.000/µl. Rendahnya kadar hemoglobin dan tingginya kadar leukosit sebagai penanda aktivitas leukemia. “Untungnya jenis leukimianya adalah kronis, berarti masih bisa disembuhkan,” kata Diah. Sejak mengidap leukemia, Diah menjalani rawat inap dan mengkonsumsi obat-obatan mengandung metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar leukemia yang kerap disebut kanker darah itu tidak meluas ke organ tubuh lain. Selain itu, ia juga diharuskan transfusi darah sekali sepekan. Setelah 2 pekan menjalani perawatan intensif di rumahsakit, Diah pulang dan harus rutin minum obat-obatan.  Sayang kesembuhan bak fatamorgana. Sembilan bulan kemudian, hasil pemeriksaan dokter limpanya semakin membengkak. Kondisi itu membuat Diah hanya mampu berbaring. Badannya tak mampu menopang untuk berjalan. Ia enggan mengkonsumsi obat-obatan lantaran Diah sulit menelannya. Penyakit lain pun mudah datang. Oleh karena itu, Diah menjalani 5 kali rawat inap selama 20 bulan. Sepekan, Sejak mengkonsumsi seduhan teh hitam pada awal 2006, kesehatannya kian membaik. Kira-kira 30 gram serbuk teh hitam direbus dalam 2 gelas hingga mendidih. Setelah rebusan hangat, ia menyaring dan meminum segelas teh hitam. Frekuensinya 3 kali sehari. Rutin mengkonsumsi teh hitam hingga sepekan, ia merasakan dampaknya: beranjak dari tempat tidur dan berjalan walau masih merambat ke dinding. Itu perubahan besar baginya. Penampilannya pun lebih segar, rambut tebal, dan kulit lembut bersinar.  Meningkatnya kesehatan Diah dibuktikan dengan hasil teh laboratorium yang dilakukan 3 bulan kemudian. Hasilnya, nilai Hb meningkat menjadi 12 % dan leukositnya menurun menjadi 37.000/µl. kondisinya memang membaik dan dapat dipertahankan asal mengontrol diri terhadap makanan dan tidak terlalu banyak beraktivitas.

« Newer Posts

Kategori